“Garis Tuhan Di Kanjuruhan” Film Dokumenter In Depth News, Bentuk Dukungan Kepada Korban Tragedi Kanjuruhan

Dermotimes.Malang, 18 Januari 2023. 135 jiwa melayang, Insiden Kanjuruhan menjadi salah satu insiden yang terbesar dalam sejarah sepak bola dunia. Tidak ada insiden yang diinginkan, semua sudah berada pada garis Takdir Tuhan, manusia hanya bisa menerima dan melanjutkan hidup. Namun, menerima kenyataan bukan berarti pasrah, sebuah insiden yang disebabkan oleh sebuah kearogansian harus di usut secara tuntas, hukum harus tetap menjadi panglima tertinggi dalam kehidupan bernegara. Namun apadaya, seratus hari pasca Insiden Kanjuruhan, korban selamat dan keluarga korban yang selamat masih merasa keadilan masih belum benar-benar ditegakkan. Sakit hati dan kekecewaan masih bersarang di hati. Sebagai dukungan kepada korban dan keluarga korban, Countdown  me-launching sebuah in depth dokumenter dengan judul “Garis Tuhan Di Kanjuruhan”, film dokumenter yang mengulas tentang Insiden Kanjuruhan dari sisi korban selamat, keluarga korban dan pakar psikolog ini bertujuan untuk memberi dukungan kepada korban dan keluarga korban.

Launching film dokumenter ini dilaksanakan dengan program On Air di Laboratorium Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang yang berlokasi di Mini Studio Laboratorium Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang. Revaldy Haidar Rochman selaku produser berharap In Depth dokumenter ini dapat menjadi salah satu dukungan moril kepada korban selamat dan keluarga korban Insiden Kanjuruhan.

“Dalam produksi film dokumenter in depth news ini, kami dari Countdown berusaha sebaik mungkin untuk mengakomodasi aspek-aspek yang dapat mendukung korban selamat dan keluarga korban secara moril, Countdown berharap in depth dokumenter ini mendapat tanggapan yang bagus dari masyarakat, dokumenter ini bisa jadi sebuah reminder bagi masyarakat bahwa Insiden Kanjuruhan ini belum menemui titik keadilan dan harus segera di usut tuntas se-tuntasnya.” Revaldy Haidar.

 

Pewarta: Hafiz Aqmal Djibran

penulis: Hafiz Aqmal Djibran 

Editor Naskah: Bahctiar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *