Dermotimes.id – Melalui program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM), mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang, yang tergabung dalam kelompok 1 PMM Berdampak hadir untuk memberikan pendampingan nyata kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Desa Sempalwadak, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang.
Sebelumnya, sejak minggu pertama menjalankan program pengabdian pada 23 Juli 2025, mahasiswa PMM UMM melakukan pendataan usaha, survei lapangan, hingga mendengar langsung permasalahan yang dihadapi pelaku UMKM.
Mahasiswa PMM UMM melihat adanya kendala dari potensi besar pada UMKM Desa Sempalwadak. Baik itu dalam segi promosi, desain kemasan serta pemanfaatan media digital.

Koordinator Kelompok, Sedof Putro Abdio Ing D mengungkapkan, dari permasalahan yang telah ditemukan mahasiswa UMM melalui program PMM ini hadir untuk memberikan pendampingan nyata kepada pelaku UMKM setempat.
“Beragam solusi kemudian diwujudkan. Mulai dari pembuatan logo dan desain label produk, strategi promosi berbasis media sosial, hingga penyusunan narasi produk yang lebih menarik. Semua proses dilakukan secara partisipatif, melibatkan pelaku UMKM agar mereka mampu menerapkan inovasi ini secara berkelanjutan”, Jelas Sedof Putro.
lanjutnya, Sedof Putro menegaskan, langkah kecil ini membuktikan bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat mampu menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi desa.
Dengan inovasi digital dan branding yang tepat, UMKM Sempalwadak kini punya peluang lebih besar untuk menembus pasar regional bahkan nasional.
