Pemberdayaan Masyarakat dalam Isu Teknologi di Kelurahan Polowijen oleh Mahasiswa UMM

Dermotimes.id, Berita- Pemberdayaan masyarakat dalam konteks isu teknologi mengacu pada upaya untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, dan akses kepada masyarakat agar mereka dapat menggunakan teknologi secara efektif dan bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari serta perkembangan ekonomi dan sosial mereka. Ini melibatkan pendekatan yang beragam, termasuk pelatihan teknologi, penyediaan akses internet, pembangunan infrastruktur digital, serta menciptakan lingkungan yang mendukung edukasi di sektor lingkungan.

Dalam rangka sosialisasi untuk pemberdayaan masyarakat terkait isu teknologi dan anak, maka anggota PMM kelompok 18, gelombang 2 mengadakan pemberdayaan masyarakat khususnya orang tua wali murid Pos Paud Beringin, Kelurahan Polowijen Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Pelatihan pemberdayaan ini dilaksanakan pada hari ke-4 yaitu tanggal 2 Februari 2024. Sesuai dengan salah satu program kerjanya, yaitu “Pelatihan Masyarakat : Teknologi dan Anak”

Para wali murid Pos Paud Beringin sedang mendengarkan pelatihan orang tua : Teknologi dan Anak.

Ditemui Nadila Parastuti (23) selaku anggota PMM kelompok 18 gelombang 2, mengatakan bahwa “Teknologi memiliki pengaruh yang signifikan pada perkembangan anak-anak di era modern. Berikut adalah beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan yaitu Pendidikan, kreativitas, sosialisasi, kesehatan mental, pengawasan dan pengembangan keterampilan. Jadi semua aspek itu tadi harus balance agar generasi muda terutama anak usia dibawah umur dapat dengan cerdas mengoperasikan teknolgi di era sekarang” jelasnya.

Program kerja ini dilakukan pada hari ke-4 yaitu tangga 1 Februri 2024. Pelatihan ini diikuti oleh seluruh wali murid Pos Paud Beringin. Salah satunya adalah Pak Sunanto (38) yang menghadiri pelatihan orang tua teknologi dan anak pada pagi itu. Menurutnya pelatihan ini sangat bermanfaat tatkala anak-anak zaman sekarang semakin pintar mengoperasikan teknologi, “Saya rasa pelatihan orang tua terhadap isu teknologi ini sangat penting diikuti, sebab anak saya sendiri yang baru berusia 5 tahun saja sudah pintar main HP, jadi para orang tua juga harus mengimbangi agar bisa tetap mengawasi” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa anak usia di bawah umur adalah proses pembentukan, maka dari itu ilmu pengetahuan harus tetap sejalan dengan nilai moral.

Anggota kelompok PMM sangat berharap dengan adanya pelatihan ini dapat menjadi wawasan baru bagi para orang tua murid Pos Paud Beringin dan berdampak positif bagi anak-anak dalam mengoperasikan teknologi.

Editor : Amay Djibran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *