Mahasiswa UMM Ciptakan Program Digitalisasi Desa

Dermotimes.id,Batu- Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang yang tergabung dalam kelompok Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) kelompok 73 gelombang 2 yang terdiri dari Alvin-202110040311112, Alif-202110040311301, Ahya-202110040311040, Nazwa-202110040311484, dan Shifa-202110110311408 membuat terobosan di desa Pendem kecamatan Junrejo Kota Batu. Kelompok yang diketuai oleh Ahya Rizky Firzada (202110040311040) ini menciptakan digitalisasi desa sebagai perwujudan dari ilmu yang didapatkan selama masa perkuliahan.

“Karena ini kegiatan pengabdian masyarakat oleh mahasiswa, kami menerapkan program kerja sesuai dengan disiplin ilmu kita (kelompok) masing – masing. Demikian dengan program digitalisasi desa, kelompok kami berasal dari jurusan ilmu komunikasi yang dimana digitalisasi merupakan skill dasar yang kita kuasai” sebut Ahya (202110040311040),

Lebih jelasnya, Ahya selaku coordinator kelompok menjelaskan tujuan diadakannya program ini untuk memaksimalkan pelayanan Desa Pendem yang sebelumnya masih dilakukan secara manual. Dengan adanya digitalisasi desa ini Ahya berharap Desa bisa terbantu dalam hal pelayanan.

“Tujuan programnya (digitalisasi desa) kan untuk membantu pihak desa dalam pemaksimalan aplikasi website layanan untuk warga desa Pendem dan membuat warga paham akan pengaplikasian aplikasi website tersebut sehingga terkait pelayanan desa itu tidak secara manual lagi tapi secara digital” terang Ahya (202110040311040),

Program dari kelompok PMM ini mendapatkan respon yang positif dari Kepala Desa Pendem kecamatan Junrejo Kota Batu . Tri Wahyono Efendi selaku kepala desa Pendem menuturkan bahwa program dari kelompok PMM UMM sangat membantu kerja – kerja perangkat desa khususnya dalam melayani warga desa Pendem.

“Program ini (digitalisasi desa) sangat membantu kami khususnya dalam pelayanan masyarakat desa, semua kebutuhan yang awalnya masih manual berkat bantuan dari teman – teman mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang alhamdulillah pelayanan di desa makin cepat dan mudah” sebut Tri,

Tri berharap program pengabdian dari mahasiswa seperti ini bisa berkelanjutan dan inklusif. Sebagai kepala desa Pendem, ia sangat berterima kasih kepada kelompok PMM atas program yang dilaksanakan di desanya.

“ya, terima kasih telah memilih desa Pendem atas programnya yang sangat membantu masyarakat desa”, sebut Tri.

Penulis : Alif, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMM

Editor : Admin Dermotimes.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *