Menumbuhkan Sikap Baik Sejak Dini, Seminar Etika Digelar di Empat Sekolah Balun

 

 

Dokumentasi Kegiatan Kelompok 195

Dermotimes.id Kelompok 195 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan Seminar Edukasi terkait Etika sebagai salah satu program kerja di bidang pendidikan(23/8/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Balun dengan menyasar empat sekolah, yaitu MI Assyafi’iyah, MI Tarbiyatus shibyan, SD Negeri 1 Balun, dan SD Negeri 2 Balun. Kegiatan tersebut berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Mohamad Irkham Mamungkas, S.T., M.T., serta dikoordinasikan langsung oleh Syamsuddin Nizar selaku Koordinator Desa (Kordes) Kelompok 195. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada waktu yang berbeda di masing-masing sekolah dengan menyesuaikan jadwal dan kondisi sekolah. Seminar edukasi etika bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai pentingnya menerapkan etika dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Materi yang diberikan mencakup berbagai bentuk perilaku sederhana, seperti menghormati guru, berbicara dengan sopan, menghargai teman, menjaga kebersihan, meminta izin, serta bertanggung jawab terhadap tindakan yang dilakukan.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa Kelompok 195 menggunakan metode penyampaian yang interaktif agar materi dapat diterima dengan mudah oleh siswa. Peserta didik tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga diajak untuk mengenali berbagai contoh perilaku yang mencerminkan etika maupun perilaku yang kurang baik. Hal tersebut dilakukan untuk membantu siswa memahami bahwa penerapan etika dapat dimulai dari kebiasaan-kebiasaan kecil dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme peserta didik terlihat selama kegiatan berlangsung. Siswa aktif mengikuti penyampaian materi, menjawab pertanyaan, serta memberikan tanggapan mengenai contoh penerapan etika yang mereka temui di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berupaya menciptakan suasana pembelajaran yang edukatif sekaligus menyenangkan. Penanggung jawab bidang pendidikan Kelompok 195 menyampaikan bahwa edukasi mengenai etika perlu diberikan sejak usia sekolah karena pembentukan karakter merupakan proses yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. “Edukasi etika ini menjadi salah satu upaya kami untuk mengajak siswa memahami bahwa etika tidak hanya berkaitan dengan aturan, tetapi juga bagaimana kita bersikap, berkomunikasi, dan menghargai orang lain. Harapannya, pemahaman yang diberikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat,” ujar penanggung jawab bidang pendidikan Kelompok 195.

Sementara itu, pelaksanaan kegiatan yang dilakukan di empat sekolah dengan waktu yang berbeda memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menyesuaikan metode penyampaian dengan karakteristik masing-masing peserta didik. Meskipun terdapat perbedaan waktu pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan tetap mengusung tujuan yang sama, yaitu menanamkan kesadaran mengenai pentingnya etika dan perilaku positif sejak dini. Melalui seminar edukasi ini, Kelompok 195 KKN UMM berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan di Desa Balun. Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemahaman selama seminar, tetapi dapat mendorong siswa untuk membiasakan perilaku positif dan menerapkan nilai-nilai etika dalam kehidupan seharihari. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk pengabdian mahasiswa Kelompok 195 kepada masyarakat serta sarana untuk membangun hubungan dan kolaborasi dengan pihak sekolah di Desa Balun. Dengan dukungan DPL, koordinasi Kordes, mahasiswa, dan pihak sekolah, program edukasi etika diharapkan dapat memberikan manfaat bagi perkembangan karakter peserta didik secara berkelanjutan.

SUMBER: PERS RELEASE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *