Guna Meningkatkan Kinerja dan Wawasan, LAPMI ISIP UMM Lakukan Kunjungan Media

Dermotimes.id Untuk meningkatkan kinerja serta menambah wawasan terkait kerja – kerja jurnalistik secara profesional, Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) ISIP UMM melakukan kunjungan ke media TIMES Indonesia yang bertempat di Jl. Besar Ijen No. 90, Kota Malang (Senin/13/05/2024).

Kegiatan yang diinisiasi oleh pihak LAPMI ISIP UMM ini mendapat respon positif dari pihak TIMES Indonesia. Sayyid Alif Maulana, selaku Direktur Utama Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) ISIP UMM mengucapkan terima kasih kepada pihak TIMES Indonesia yang telah membagi pengalaman dalam kerja-kerja jurnalistik, baik itu teknis kepenulisan, pemahaman terkait Kode Etik Jurnalistik serta bagaimana seorang jurnalis bekerja secara profesional.

Direktur Utama LAPMI ISIP UMM (kanan) bersama Wakil Pimpinan Redaksi Times Indonesia (kiri)

“Ya tentunya kita sangat berterima kasih kepada pihak TIMES Indonesia yang telah menerima kami serta melakukan diskusi-diskusi seputar kerja-kerja jurnalistik, saya juga berharap, ya kegiatan positif seperti ini tidak berakhir disini saja mungkin kedepannya kita bisa bertemu di lain waktu lagi”, ungkap Alif, sapaan akrab Dirut LAPMI ISIP UMM.

Alif juga mengatakan bahwa kegiatan Studi Lapang ini sangat menarik, karena untuk pertama kalinya LAPMI ISIP UMM mengadakan kunjungan ke Industri Media Massa dan berharap dengan diadakan kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat serta minat teman-teman anggota LAPMI dalam dunia jurnalistik.

Di samping itu Wahyu Nurdianto, Wakil Pemimpin Redaksi TIMES Indonesia Selaku pihak yang mewakili juga mengatakan bahwa TIMES Indonesia menjadi tempat terbuka untuk belajar terkait kegiatan jurnalistik.

“Saya mewakili manajemen TIMES Indonesia memastikan bahwa TIMES Indonesia menjadi tempat terbuka untuk belajar siapapun itu, teman mahasiswa, pelajar, dosen, ataupun orang umum dari kalangan mana saja untuk belajar tentang kepenulisan, belajar tentang jurnalistik serta cara mengelola industri media seperti apa, monggo (silahkan) bisa datang ke kantor ataupun mengundang kami”, ajak Wahyu, sapaan akrab Wapemred TIMES Indonesia.

Wahyu juga berharap agar teman-teman LAPMI menulis dengan cakupan yang lebih luas tidak hanya di kampus tetapi menulis hal hal yang berkaitan dengan publik serta kritis dalam menanggapi berbagai masalah yang terjadi dan berani menyuarakannya.

“Menulis-menulislah hal-hal yang berkaitan dengan publik dan tidak kalah penting sebagai mahasiswa harus kritis harus berani menyuarakan kebenaran baik itu di kampus hal-hal yang kecil atau mungkin hal-hal yang besar di lingkup Malang, Jawa Timur, anda harus berani karena mahasiswa harus diakui menjadi salah satu penggerak demokrasi di Indonesia serta sebagai control sosial, jadi mahasiswa harus bersuara caranya apa ya melalui media karena media lebih mudah untuk di viralkan jadi saya rasa itu yang harus dilakukan”, tutup Wapemred TIMES Indonesia Wahyu Nurdianto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *