Dermotimes.Kami adalah anak muda Indonesia
Sejak kecil kami selalu belajar
Menatap merah putih, melihat puing-puing masa silam
Bahkan masih belajar, apa arti merdeka?
Dahulu kami senang berhimpun
Berusaha menggambar sebuah negeri
Yang terbebas dari semua belenggu
Kata-kata selalu menjadi teman kami waktu itu
Seketika, kami hidangkan kedalam sebuah kertas kosong
Tiba saatnya, kami umumkan kematian penjajah
Hanya dengan kata-kata. Satu Nusa, satu Bangsa, dan satu bahasa
Secara metafor kami sebut namanya negeri Indonesia
Kami tak kenal dengan puing-puing waktu
Kami tak punya hari libur
Demi menggambar sebuah negeri
Kini, pemuda Indonesia tak lagi sama
Gambar kami rusak
Bahkan kami lupa menggambarkan seperti apa bentuk sebuah negeri ini?
Kami mendapat perlakuan
Dan melarang kami menggambar wajah negeri kembali
Tuhan, dimanakah engkau
Kami berusaha mencintaimu, oh Indonesia
Kami bahkan tak punya mainan seperti dulu lagi
Sedangkan mainan kami adalah peluru
Setiap hari kami selalu sunyi dihadapan aparat
Kami pemuda Indonesia adalah politisi
Ya, politisi dalam puisi
Pada suatu waktu, kami akan berjejak
Hingga kenangan kami akan dipeluk puisi
Banyuwangi, 24 Oktober 2021

Editor by Dermotimes
