Laksanakan Diskusi Kesehatan Mental, BEM FISIP Tekankan Gen-Z Harus Terbuka

DermoTimes.id-Jumat, (09/06/2023) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan agenda diskusi rutin dengan tema “Kesehatan Mental dalam Dimensi Sosial : Urgensi, Masalah, dan Solusinya”. Kegiatan tersebut merupakan program kerja dari Bidang Sosial dan Politik yang ke-empat. Pada pelaksanaanya, acara ini bertempat di Esensia Coffee & Space, Dau, Kabupaten Malang.

Diskusi yang berjalan selama tiga jam ini dihadiri oleh kurang lebih 33-an peserta dari ke-lima jurusan yang ada di FISIP. Adapula keuntungan materil yang di dapat dalam berpartisipasi mengikuti kegiatan yakni Sertifikat.

Mustofa sebagai Kepala Departemen Kajian Strategis menyampaikan “Kami mengambil tema diskusi ini karena melihat banyaknya permasalahan masyarakat khususnya kaum muda yang terkena penyakit dari segi psikis. Kami pula merasa kajian mengenai kondisi mental seseorang untuk sangat penting, karena banyak orang yang merasa mentalnya baik-baik saja, padahal kondisi mental yang gangguan itu terkadang tidak dapat kita sadari adanya. Dan ini penting karena sebelum kita membenahi hal-hal yang ranahnya sosial kita harus mampu membaca hal-hal individu terlebih dulu,” Ungkap Mustofa saat diwawancarai pada acara diskusi berlangsung.

Narasumber yang didatangkan pun seorang praktisi psikolog yang menjabat sebagi CEO Biro Psikologi Kancamu yakni Kokoh Dwi Putera. Dalam mengisi materi ia mengatakan “Dampak tekanan psikis seseorang itu juga berpengaruh besar dari sistem sosial yang memberatkan. Fenomena yang terjadi saat ini ialah psikis Gen-Z yang lemah, dan itu kita tidak bisa samakan dengan tatanan sosial yang homogen, semisal setiap generasi memiliki kondisi psikis yang berbeda-beda. Hal ini kemudian dijadikan hal yang biasa, padahal dampaknya yakni pada penyakit-penyakit mental bahkan parahnya bisa terjadi bunuh diri. Oleh sebanya perlu diperhatikan agar jiwa-jiwa masyarakat indonesia bisa lebih sehat dan dapat bersosialisasi dengan baik. Ujarnya saat menyampaikan materi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *