Wisata Edukasi Pos Paud Beringin, Ajak Kenal Ragam Kota Malang

Dermotimes.id,Berita- Seperti yang kita tau bahwa Kota Malang memiliki beragam wisata. Mulai dari wisata keluarga hingga edukasi. Tak heran, jika Kota yang memiliki julukan “Kota Dingin” ini selalu menjadi destinasi liburan di akhir pekan oleh para turis lokal maupun mancanegara. Seperti halnya salah satu kelompok PMM Universitas Muhammadiyah Malang yaitu kelompok 18, gelombang 2 yang melaksanakan salah satu program kerjanya dengan mengajak seluruh siswa Pos Paud Beringin untuk berwisata edukasi ke Museum Brawijaya Malang. PMM ini sendiri adalah singkatan dari Pengabdian untuk Masyarakat oleh Mahasiswa yang dijadikan salah satu syarat kelulusan. “Jadi kami sekelompok memang sudah merencanakan untuk wisata edukasi. Biar adik-adik Pos Paud Beringin ini punya kesempatan untuk mengenal wisata-wisata di Kota Malang sekaligus belajar dan bermain yang tentunya didampingi oleh para guru, wali murid dan kami kelompok PMM” ujar Fadia Imutia (22) selaku koordinasi PMM kelompok 18, gelombang 2.

suasana Museum Brawijaya dikunjungi oleh murid Pos Paud Beringin dan para wali murid.

Saat diwawancarai alasan memilih Musium Brawijaya sebagai tempat wisata edukasi, Fadia menjelaskan bawah menurutnya Musium Brawijaya tempat yang cocok untuk belajar sejarah bagi murid Pos Paud Beringin. Ia berkata, “Musium Brawijaya kan menyimpan banyak benda-benda bersejarah. Jadi adik-adik bisa belajar, selain itu ada tour guide-nya jadi bisa menceritakan benda-benda sejarah tersebut. Selain itu tempatnya juga bagus, luas dan aman buat anak-anak” jelasnya. Tak hanya itu, Ibu Rosida salah satu wali murid yang ikut mendampingi wisata edukasi juga menambahkan bahwa di Musium Brawijaya juga terdapat perpustakaan sehingga dapat mengajak murid Pos Paud Beringin untuk membaca, “Di sana (Musium Brawijaya) juga ada perpus-nya jadi bisa ningkatin literasi kalau berkunjung ke musium” ujarnya.

Museum Brawijaya sendiri didirikan oleh Brigjen TNI (Purn) Soerachman (mantan Pangdam V/Brawijaya tahun 1959-1962) pada tahun 1962. Nama Museum Brawijaya ini diciptakan dengan tujuan “Citra Uthapana Cakra” yaitu sebuah cahaya yang dapat menyalakan semangat dan optimisme. Koleksi dari Museum Brawijaya ini adalah antara lain senjata perang, Mobil DeSoto, Pakaian Militer, Foto, Lukisan, Dokumen dan masih banyak lagi. Fadia menjelaskan bahwa “Tujuan dari program kerja wisata edukasi kelompok kita adalah tentunya sebuah pembelajaran yang menyenangkan untuk adik-adik Pos Beringin. Memperkenalkan benda-benda dan alat-alat perang. Dan juga untuk mengenalkan wisata Kota Malang sejak dini” ujarnya.

Aira, Meta Sena (kanan) Murid Pos Paud Beringin.

Wisata edukasi ini kompak diikuti oleh seluruh murid Pos Paud Beringin. Terpantau murid-murid tertib mengikuti arahan tour guide dan menyimak penjelasan setiap sesinya. Ditemui Aira (5) salah satu siswa Pos Paud Beringin didapati tengah asyik melihat-lihat koleksi Museum Brawijaya, “Seru bisa liat tembak-tembak yang banyak banget, terus jalan-jalan lihat tank buat perang. Tapi gak boleh dipegang” tuturnya.

Editor : Amay Djibran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *