DermoTimes.id-Kasus korupsi kerap terjadi di kehidupan bangsa Indonesia. Hal tersebut bukan hanya mengacaukan perekonomian negara. Tetapi, juga mengancam hak asasi manusia, hak kemerdekaan negara, lingkungan hidup masyarakat, dan yang terparah adalah dapat meningkatkan angka kemiskinan yang terjadi di Indonesia.
Korupsi yang terjadi di Indonesia sudah ada sejak lama. Segala macam cara telah dilakukan untuk memberantas kasus-kasus korupsi. Namun, usaha yang dilakukan tersebut belum menimbulkan hasil yang memuaskan. Saat ini, korupsi sudah berkembangan menjadi pemerasan dan perilaku curang.
Korupsi yang terjadi di Indonesia saat ini sudah dalam posisi yang begitu parah dan sangat mengakar dalam setiap sendi kehidupan. Kemajuan praktek korupsi dari tahun ke tahun semakin tinggi baik dari kuantitas atau jumlah kerugian keuangan negara maupun dari segi kualitas yang semakin sistematis, canggih serta lingkupnya sudah meluas di semua aspek masyarakat.
Berdasarkan hasil peninjauan tindakan kasus korupsi di semester 1 tahun 2022, ICW mencatat setidaknya ada 252 kasus korupsi, dengan 612 orang diantaranya ditetapkan menjadi pelaku. Potensi kerugian negara mencapai Rp.33,6 Triliun. Dari peninjauan tersebut, membuktikan bahwasanya tindak lanjut kasus korupsi di Indonesia belum dioptimalkan.
Jenderal Hoegeng adalah salah satu tokoh teladan yang dikenal anti dengan korupsi. Beliau adalah tokoh kepolisian, yang telah menjabat menjadi kepala Kepolisian Negara Kesatuan Republik Indonesia sejak tahun 1968 sampai 1971. Beda dengan polisi lainnya, Jenderal Hoegeng tidak mempan terhadap suap. Baginya, lebih baik hidup melarat daripada harus menerima suap atau korupsi.
Oleh sebab itu, untuk mengurangi kasus korupsi yang sering terjadi. Maka, seorang individu harus bisa menerapkan nilai-nilai kebangsaan pada diri masing-masing, antara lain adalah kejujuran. Setiap individu harus bisa jujur terhadap tanggung jawab yang telah dipegang.
Selain harus jujur, juga harus bisa disiplin. kebiasaan atau tindakan seseorang yang konsisten terhadap suatu hal. Berani, rasa percaya diiri dalam melawan ancaman. Tanggung jawab, perilaku dalam menyelesakan sebuah tugas dengan bijak. Mandiri, bisa menyelesaikan tugas tanpa berpegang kepada orang lain. Sederhana, menggunakan sesuatu secukupnya, serta tidak berlebihan. Adil, tidak memihak kepada salah satu pihak. Nilai-nilai tersebut perlu diterapkan agar bisa mengatasi faktor eksternal supaya korupsi yang terjadi di Indonesia bisa berkurang, dan tidak ada lagi kasus-kasus korupsi.
Serta, individu mampu mengamalkan nilai-nilai yang termuat dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Seperti, memajukan kesejahteraan umum. Hal ini harus nya menjadi landasan setiap individu agar tidak melakukan tindakan korupsi. Mencerdaskan kehidupan bangsa, hal tersebut juga harus ditanamkan kepada setiap indivudu. Dengan itu, setiap orang bisa memikirkan bahwasanya kasus korupsi harus dijadikan pelajaran untuk generasi bangsa Indonesia, bahwa korupsi adalah perbuatan yang kejam, yang tidak hanya merugikan diri sendiri. Tetapi, juga merugikan negara. Serta, ikut melaksanakan ketertiban dunia, yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
Namun, menurut penulis, pemerintah belum melakukan upaya yang cukup untuk memberantas kasus korupsi di indonesi. Seperti berita yang seringkali beredar, terdapat banyak para pejabat serta petinggi negara yang melakukan korupsi, dan bahkan menjadi koruptor. Meskipun para koruptor diberikan hukuman, tetap saja kasus tersebut tidak pernah berhentii. Karena, hukum di Indonesia cenderung lemah. Yang membuat kasus tersebut semakin bertambah.
Karena kasus korupsi yang bertambah, hal ini menimbulkan banyak sekali dampak negative, Yaitu, dampak terhadap lingkungan. Contohnya, kasus illegal loging. Dampak terhadap kehidupan sosial dan masyarakat. Contoh, semakin tinggi angka kemiskinan. Dampak terhadap pertahanan dan keamanan negara. Seperti, melemahkan sumber daya manusia karena anggaran yang menguap sia-sia. Dampak terhadap politik dan demokrasi. Yaitu, menyendera pemerintah sehingga memberika pemikiran sistem politik yang dikuasai pemilik modal. Sehingga, hancurlah kepercayaan masyarakat terjadap demokrasi.
Dampak korupsi terhadap generasi muda. Karena, dalam masyarakat, kasus korupsi sudah sering kali di dengar. Dan hal itu akan menyebabkan masyarakat beranggapan bahwasanya korupsi adalah hal yang biasa, dan akan dianggap bahwa itu adalah budaya. Sehingga, pribadinya akan tumbuh dengan kebiasaan sifat yang tidak bertanggung jawab dan tidak jujur. Jika generasi muda keadaannya seperti itu, maka masa depan suatu negara akan suram.
Dampak terhadap penegakan hukum, yaitu menghambat berjalannya tugas pemerintah sebagai pengampu kebijakan masyarakat. Serta dampak bagi negara adalah, menurunnya investasi, terdapat persaingan yang tidak sehat , pertumbuhan ekobomi yang tidak merata, tingginya biaya kehidupan, meningkatkan hutang negara, dan menurunnya pendapatan negara dari pajak.
Untuk mencegah terjadinya kasus korupsi yang semakin berkembang, maka pemerintah harus melakukan upaya upaya penanganan korupsi yang meliputi, sinkronisas perundang-undangan atau penataan regulasi, digtalisasi pemerintah, dan pembinaan sumber daya manusia. Harapan penulis, semoga generasi di Indonesia bisa menerapkan nilai nilai kebangsaan pada diri masing-masing. Supaya kasus korupsi yang seringkali terjadi, semakin berkurang. Dan perekonomian di Indonesia bisa tumbuh dengan rata, serta angka kemiskinan berkurang.

Editor by DermoTimes
